once upon a time there is one man who at that time was in lust, so he's looking for a girl in omegle, after much searching he found a girl to play cam to cam, and he gave to the girl his msn id's, after the chat and the girl gave a surprise speech " YOU Busted Pervert! "
He threatened to send nude videos to youtube so be careful and do not do something like that!
ABOUT THIS BLOG
Selamat datang di halaman yang sederhana ini. Mungkin kalian semua bisa melihat tentang saya di about me. Disini saya akan memberi tahu kepada kalian semua para pembaca blog saya. Disinilah seorang shaquille noorman menuliskan apa yang ingin ditulisnya, baik itu pemikirannya, atau apapun yang dia ingin tulis.Hope you enjoy this page.Thanks.
Rabu, 02 Desember 2009
Senin, 24 Agustus 2009
wellcomeback!!
YEAAAA PUASAAA!!
setelah lama tidak berinteraksi dengan blog akhirnya akhir-akhir ini banyak yaa yang lagi oprek oprek blog,yaaa saya juga gatau ikut ikutan gatau emang pengen akhirnya buka blog jugaaa heheh semuanyaa met berpuasa aja yah saya ga bisa terlalu banyak bercerita lah yaa,yang penting aja saya post nanti thanks.hail \m/
setelah lama tidak berinteraksi dengan blog akhirnya akhir-akhir ini banyak yaa yang lagi oprek oprek blog,yaaa saya juga gatau ikut ikutan gatau emang pengen akhirnya buka blog jugaaa heheh semuanyaa met berpuasa aja yah saya ga bisa terlalu banyak bercerita lah yaa,yang penting aja saya post nanti thanks.hail \m/
Sabtu, 14 Februari 2009
PERATURAN
Peraturan adalah suatu kata yang mungkin jika kita mendengarnya kita akan merasa senang atau malah terkekang, mungkin untuk beberapa kalangan peraturan akan membuatnya lebih terjaga.Dengan adanya aturan hidup manusia akan lebih terjaga, Manusia pada dasarnya adalah bebas dan merdeka, tetapi hanya peraturan lah yang membuat manusia bertindak terbatas. Tetapi jika peraturan diadakan secara berlebihan akan malah terasa mengekang karena segala hal yang dilakukan berlebihan itu tidak baik, apapun itu, seperti ibarat makan, jika kita makan secukupnya kita akan merasa puas dan tidak lapar, tetapi bayangan jika kita makan berlebihan apa yang akan tejadi? Kita akan terlalu kenyang dan bahkan muntah. Dari sana lah kita melihat, saat ini banyak sekali suatu lembaga atau sekolah yang menerapkan peraturan secara berlebihan, sehingga mereka yang diatur bukan merasa teratur tetapi malah terkekang, mereka akan terpaksa tunduk dan taat terhadap peraturan itu sendiri, sesungguhnya peraturan itu diadakan supaya manusia yang bebas dan merdeka tidaklah melakukan hal hal yang berlebihan seperti yang saya sebelumnya telah sebutkan bahwa segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan itu tidak baik, INGAT!! dalam artian luas!! peraturan memang perlu tetapi jika peraturan itu sangat ketat menurut saya itu hanyalah berkedok tujuan disiplin tetapi hasil dari itu sendiri hanyalah nihil, karena mereka yang diatur sendiri hanya terpaksa taat tidak sepenuh hati.
Minggu, 08 Februari 2009
life to survive
Garis kehidupan mungkin telah digariskan oleh tuhan tapi mungkin beberapa dari mereka banyak yang tidak menerima mengapa hidupnya seperti demikian. Semisal seseorang yang tidak punya uang dia akan bingung dan resah bagaimana dia akan membeli kebutuhan kebutuhan hidupnya, dalam masyarakat saat ini hanyalah orang kaya yang bisa mengembangkan esensi dirinya sedangkan orang miskin hanya memakai uang untuk kebutuhan yang sangat pokok, walaupun kadang-kadang itu tidak terpenuhi, jelas sekali telah tergaris lah kehidupan manusia, yang sesungguhnya mau tidak mau harus dihadapi, tidak ada seorang manusia pun yang mengajukan proposal kepada tuhan tentang jalan hidupnya. Maka beruntunglah mereka yang kaya dan berdukalah mereka yang miskin. Mereka tidak akan berpikir banyak-banyak yang mereka pikirkan adalah bagaimana dia bisa bertahan hidup mungkin hanya itu.
Jumat, 06 Februari 2009
MY BOOK!
Ideologi 55%
Ideologi 55%...Maksdunya adalah, saya sendiri sebagai penulis yang baru berumur 13 tahun saat ini tidaklah memiliki sebuah ideologi secara utuh, yaitu mungkin di umur-umur selanjutnya saya bisa menemukan sebuah ideologi yang lebih matang dan utuh dibanding dengan saat ini.Mungkin dari secarik alasan tadi anda sendiri bisa mengerti maksud saya.Baiklah disini saya akan menuliskan pemikiran-pemikiran saya tentang apa yang dinamakan kehidupan yang dibaluti dari tesis-tesis KARL MARX dan LUDWIG FEUERBACH. Meskipun dengan bahasa yang masih belepotan saya mencoba untuk menuangkan pola pemikiran saya secara mayoritas yang masih lazim dan mudah dimengerti
1.AGAMA
Baiklah hal pertama yang akan saya tuliskan disini adalah masalah agama, yaitu sebuah masalah dimana manusia zaman ini hampir semua memiliki atau mengenal agama, tetapi timbul satu pertanyaan dari benak saya "apakah mereka yang beragama, benar-benar beragama?" tertulislah disini bagaimana kesalahan-kesalahan mayoritas kaum beragama saat ini mungkin bahasa saya masih terlalu mudah dimengerti oleh anda.Dibawah inilah saya tuliskan masalah-masalah manusia beragama saat ini!
1.Masalah pertama: Egoisme dan Cenderung menutup diri.
Kebanyakan orang beragama saat ini, hanyalah mementingkan dirinya sendiri, mereka tidak peka dengan keadaan sosial mereka di sekitarnya, sebagai contoh: seorang kaya yang telah ibadah haji berkali kali, sedangkan tetangga mereka sangat miskin dan terbatas ekonominya.Yang seharusnya kita pikirkan adalah mengapa mereka tidak mementingkan kepentingan sesama umatnya dulu?
Mengapa mereka begitu egois untuk hanya mengumpulkan pundi-pundi amalnya untuk hari akherat? Tidakkah Tuhan lebih senang kepada manusia yang suka menolong? Tidakkah tuhan tidak menyukai orang yang bersikap egois dan mementingkan dirinya sendiri? Kebanyakan manusia yang hidup beragama saat ini hanyalah berpikir bagaimana dirinya sendiri akan selamat, bagaimana dirinya sendiri akan senang, yang menurut penulis cenderung pasif dan tidak peka.Seharusnya mereka lebih mementingkan kepentingan umatnya. Bukankah begitu? Mari kita renungkan!
2.Masalah kedua: Agama dan Komoditas
Zaman ini banyak sekali seorang ulama yang berkhotbah, berceramah, atau berdakwah.Tetapi apakah niat mereka benar-benar untuk menyebarkan agamanya? Selesai mereka ceramah kepada para peserta majelisnya berakhirlah hubungan mereka. Mereka berceramah semata-mata hanya untuk mendapatkan popularitas dan honor. Sebagai contoh, Seorang Ustadz yang tampan, berpakaian rapih, dan karismatik pasti lebih digemari oleh para pemirsanya.Sedangkan ustadz yang jelek dan tidak rapih, jarang ada yang menggemari sekalipun ilmunya bagus. Sehingga saat ini agama telah menjadi sesuatu yang bersifat khalayak barang dagangan yang memiliki daya jual atau komoditas, bahkan banyak dari mereka yang berdakwah dengan disponsori oleh para kapitalis. Jika para nabi terdahulu mengajarkan seperti itu, mungkin para nabi terdahulu menjadi orang yang paling kaya di masanya. Seharusnya hidup dari agama, bukan hidup untuk agama!
3.Masalah ketiga: Primordialisme
Banyak sekali saat ini mereka-mereka kaum beragama, sangat menonjolkan sikap primordialisme-nya, mereka hanya menganggap ajaran agamanyalah yang paling benar, sehingga banyak sekali terjadi konflik yang disebabkan berbeda paham antar agama, yang menurut penulis sendiri harusnya mereka-mereka kaum beragama lebih mengenal toleransi.Dengan adanya toleransilah menurut penulis yang akan menjadikan kehidupan beragama lebih beradab seperti di QS.AL-KAAFIRUN disebutkan bahwa urusan
sembah-menyembah tuhan adalah urusan masing-masing.Jadi untuk apa sekarang kita saling ngotot untuk mempertahankan ajaran agama kita sendiri? Bukankah keyakinan adalah masalah pribadi? Bukankah kita harus mengerti apakah arti dari yang namanya perbedaan? Apakah kita berhak memaksa orang yang berbeda keyakinan untuk menyembah apa yang kita sembah? TENTU TIDAK!
4.Masalah keempat: Cara umat mengingat Tuhan
Masyarakat beragam mayoritas memiliki perasaan khusyu dan ke-sakralan yang berbeda antara di tempat peribadatan dan di lokasi lain, sehingga mereka salah dalam mengingat tuhan, mereka hanya bersifat sakral di tempat beribadah mereka masing-masing tidak di toko, tidak saat bermain, tidak saat berbincang, maka mereka tidak merasakan ke khusyuannya ketika selain berada di tempat peribadatan mereka masing-masing sehingga makna agama itu sendiri ter-redusir tidak seperti makna aslinya yang semestinya para umat manusia harus selalu mengingat Tuhannya, mereka hanya mengingat Tuhannya saat beribadah, Dari sanalah kita bisa menyimpulkan bahwa Tuhan telah dilokalisir dalam ruang atau waktu tertentu di kehidupan kita sehari-hari.
Itulah kesalahan keempat!
Jika berbicara agama sekarang mungkin teramat sulit untuk menemukan manusia yang 100% tulus untuk agamanya, apakah ada?
Mungkin ada tapi sangat sulit ditemukan, mungkin kita pun sudah sulit membedakan mana pendo'a dan mana pendosa.Itu disebabkan karena orang-orang yang beragama itu sendiri tidak menjalankan agamanya secara benar, terjadi banyak kekeliruan seperti yang diantaranya saya sebutkan sebelumnya. Kini mereka begitu pasrah dan pasif, sebagai contoh : seorang anak kehilangan sepatunya dan dia hanya pasrah dan berkata,"biarkan saja sepatu itu serahkanlah pada tuhan." darisana kita bisa lihat sebagaimana pasrahnya orang itu, yang sebenarnya tuhan menciptakan dunia untuk dihadapi bukan untuk dihindari! Maka kalian semua seharusnya menjadi intelektual progresif! Tidak puas dengan keadaanmu saat ini, bukan dalam artian dangkal manusia yang tidak pernah bersyukur, tetapi dalam artian manusia yang selalu mencoba ingin lebih baik. Mungkin telah banyak manusia yang berpikir seperti itu, tetapi jarang sekali mereka mereka yang benar-benar menerapkannya dalam keseharian mereka.
2.NASIONALIS
NASIONALISME, apakah artinya untuk saat ini? Kehidupan di negara Indonesia seperti ini apakah masih memungkinkan adanya rasa nasionalisme? Jika ya, maka untuk apa manfaatnya? Jika tidak, mengapa tidak? Mungkin sebagian dari kita sadar bahwa kehidupan kita sekarang ini tidaklah seperti kehidupan di masa pemerintahan Soekarno yang memiliki sifat kecintaan kepada negara sangat tinggi, masa-masa dahulu hampir setiap masyarakat RI telah ditanami rasa nasionalis, mereka memiliki semangat berkobar untuk membela negaranya, memang sangat berarti. Tetapi sekarang kita bisa lihat orang-orang yang nasionalis seperti para veteran yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi hanyalah tinggal di pesisir-pesisir, lalu untuk apa sekarang kita bersikap nasionalisme sedangkan jika kita nasionalis pun apakah negara akan peduli? tentu saja tidak mereka para petinggi negara telah sibuk dengan harta-harta, jabatan, dan kekuasaanya.
Ideologi 55%...Maksdunya adalah, saya sendiri sebagai penulis yang baru berumur 13 tahun saat ini tidaklah memiliki sebuah ideologi secara utuh, yaitu mungkin di umur-umur selanjutnya saya bisa menemukan sebuah ideologi yang lebih matang dan utuh dibanding dengan saat ini.Mungkin dari secarik alasan tadi anda sendiri bisa mengerti maksud saya.Baiklah disini saya akan menuliskan pemikiran-pemikiran saya tentang apa yang dinamakan kehidupan yang dibaluti dari tesis-tesis KARL MARX dan LUDWIG FEUERBACH. Meskipun dengan bahasa yang masih belepotan saya mencoba untuk menuangkan pola pemikiran saya secara mayoritas yang masih lazim dan mudah dimengerti
1.AGAMA
Baiklah hal pertama yang akan saya tuliskan disini adalah masalah agama, yaitu sebuah masalah dimana manusia zaman ini hampir semua memiliki atau mengenal agama, tetapi timbul satu pertanyaan dari benak saya "apakah mereka yang beragama, benar-benar beragama?" tertulislah disini bagaimana kesalahan-kesalahan mayoritas kaum beragama saat ini mungkin bahasa saya masih terlalu mudah dimengerti oleh anda.Dibawah inilah saya tuliskan masalah-masalah manusia beragama saat ini!
1.Masalah pertama: Egoisme dan Cenderung menutup diri.
Kebanyakan orang beragama saat ini, hanyalah mementingkan dirinya sendiri, mereka tidak peka dengan keadaan sosial mereka di sekitarnya, sebagai contoh: seorang kaya yang telah ibadah haji berkali kali, sedangkan tetangga mereka sangat miskin dan terbatas ekonominya.Yang seharusnya kita pikirkan adalah mengapa mereka tidak mementingkan kepentingan sesama umatnya dulu?
Mengapa mereka begitu egois untuk hanya mengumpulkan pundi-pundi amalnya untuk hari akherat? Tidakkah Tuhan lebih senang kepada manusia yang suka menolong? Tidakkah tuhan tidak menyukai orang yang bersikap egois dan mementingkan dirinya sendiri? Kebanyakan manusia yang hidup beragama saat ini hanyalah berpikir bagaimana dirinya sendiri akan selamat, bagaimana dirinya sendiri akan senang, yang menurut penulis cenderung pasif dan tidak peka.Seharusnya mereka lebih mementingkan kepentingan umatnya. Bukankah begitu? Mari kita renungkan!
2.Masalah kedua: Agama dan Komoditas
Zaman ini banyak sekali seorang ulama yang berkhotbah, berceramah, atau berdakwah.Tetapi apakah niat mereka benar-benar untuk menyebarkan agamanya? Selesai mereka ceramah kepada para peserta majelisnya berakhirlah hubungan mereka. Mereka berceramah semata-mata hanya untuk mendapatkan popularitas dan honor. Sebagai contoh, Seorang Ustadz yang tampan, berpakaian rapih, dan karismatik pasti lebih digemari oleh para pemirsanya.Sedangkan ustadz yang jelek dan tidak rapih, jarang ada yang menggemari sekalipun ilmunya bagus. Sehingga saat ini agama telah menjadi sesuatu yang bersifat khalayak barang dagangan yang memiliki daya jual atau komoditas, bahkan banyak dari mereka yang berdakwah dengan disponsori oleh para kapitalis. Jika para nabi terdahulu mengajarkan seperti itu, mungkin para nabi terdahulu menjadi orang yang paling kaya di masanya. Seharusnya hidup dari agama, bukan hidup untuk agama!
3.Masalah ketiga: Primordialisme
Banyak sekali saat ini mereka-mereka kaum beragama, sangat menonjolkan sikap primordialisme-nya, mereka hanya menganggap ajaran agamanyalah yang paling benar, sehingga banyak sekali terjadi konflik yang disebabkan berbeda paham antar agama, yang menurut penulis sendiri harusnya mereka-mereka kaum beragama lebih mengenal toleransi.Dengan adanya toleransilah menurut penulis yang akan menjadikan kehidupan beragama lebih beradab seperti di QS.AL-KAAFIRUN disebutkan bahwa urusan
sembah-menyembah tuhan adalah urusan masing-masing.Jadi untuk apa sekarang kita saling ngotot untuk mempertahankan ajaran agama kita sendiri? Bukankah keyakinan adalah masalah pribadi? Bukankah kita harus mengerti apakah arti dari yang namanya perbedaan? Apakah kita berhak memaksa orang yang berbeda keyakinan untuk menyembah apa yang kita sembah? TENTU TIDAK!
4.Masalah keempat: Cara umat mengingat Tuhan
Masyarakat beragam mayoritas memiliki perasaan khusyu dan ke-sakralan yang berbeda antara di tempat peribadatan dan di lokasi lain, sehingga mereka salah dalam mengingat tuhan, mereka hanya bersifat sakral di tempat beribadah mereka masing-masing tidak di toko, tidak saat bermain, tidak saat berbincang, maka mereka tidak merasakan ke khusyuannya ketika selain berada di tempat peribadatan mereka masing-masing sehingga makna agama itu sendiri ter-redusir tidak seperti makna aslinya yang semestinya para umat manusia harus selalu mengingat Tuhannya, mereka hanya mengingat Tuhannya saat beribadah, Dari sanalah kita bisa menyimpulkan bahwa Tuhan telah dilokalisir dalam ruang atau waktu tertentu di kehidupan kita sehari-hari.
Itulah kesalahan keempat!
Jika berbicara agama sekarang mungkin teramat sulit untuk menemukan manusia yang 100% tulus untuk agamanya, apakah ada?
Mungkin ada tapi sangat sulit ditemukan, mungkin kita pun sudah sulit membedakan mana pendo'a dan mana pendosa.Itu disebabkan karena orang-orang yang beragama itu sendiri tidak menjalankan agamanya secara benar, terjadi banyak kekeliruan seperti yang diantaranya saya sebutkan sebelumnya. Kini mereka begitu pasrah dan pasif, sebagai contoh : seorang anak kehilangan sepatunya dan dia hanya pasrah dan berkata,"biarkan saja sepatu itu serahkanlah pada tuhan." darisana kita bisa lihat sebagaimana pasrahnya orang itu, yang sebenarnya tuhan menciptakan dunia untuk dihadapi bukan untuk dihindari! Maka kalian semua seharusnya menjadi intelektual progresif! Tidak puas dengan keadaanmu saat ini, bukan dalam artian dangkal manusia yang tidak pernah bersyukur, tetapi dalam artian manusia yang selalu mencoba ingin lebih baik. Mungkin telah banyak manusia yang berpikir seperti itu, tetapi jarang sekali mereka mereka yang benar-benar menerapkannya dalam keseharian mereka.
2.NASIONALIS
NASIONALISME, apakah artinya untuk saat ini? Kehidupan di negara Indonesia seperti ini apakah masih memungkinkan adanya rasa nasionalisme? Jika ya, maka untuk apa manfaatnya? Jika tidak, mengapa tidak? Mungkin sebagian dari kita sadar bahwa kehidupan kita sekarang ini tidaklah seperti kehidupan di masa pemerintahan Soekarno yang memiliki sifat kecintaan kepada negara sangat tinggi, masa-masa dahulu hampir setiap masyarakat RI telah ditanami rasa nasionalis, mereka memiliki semangat berkobar untuk membela negaranya, memang sangat berarti. Tetapi sekarang kita bisa lihat orang-orang yang nasionalis seperti para veteran yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi hanyalah tinggal di pesisir-pesisir, lalu untuk apa sekarang kita bersikap nasionalisme sedangkan jika kita nasionalis pun apakah negara akan peduli? tentu saja tidak mereka para petinggi negara telah sibuk dengan harta-harta, jabatan, dan kekuasaanya.
Minggu, 11 Januari 2009
menyambut hari pertama sekolah
waaah,go back to school again.ga kerasa libur yang 2minggu aga cepet kerasanya ya?
after i eat my holiday,besok(senin)masuk sekolah,begitupun dengan orang-orang di sekitar saya, semua mengeluh,"aaahhh,males sekolah!!pengen ke sekolah tapi males belajar."Begitu sekiranya keluhan keluhan yang kerap kali kita dengar dari mulut anak anak sekolah.*gatau ya kalo yang rajin| oke,mungkin selama liburan saya tidur jam 4 subuh dan akan terbangun jam 1 siang.Bagaimana menyambut hari sekolah yang masuknya pagi2?aahhh sial.oke bagi yang males sekolah AYO KABUR BERSAMAAAAAAA!!!
after i eat my holiday,besok(senin)masuk sekolah,begitupun dengan orang-orang di sekitar saya, semua mengeluh,"aaahhh,males sekolah!!pengen ke sekolah tapi males belajar."Begitu sekiranya keluhan keluhan yang kerap kali kita dengar dari mulut anak anak sekolah.*gatau ya kalo yang rajin| oke,mungkin selama liburan saya tidur jam 4 subuh dan akan terbangun jam 1 siang.Bagaimana menyambut hari sekolah yang masuknya pagi2?aahhh sial.oke bagi yang males sekolah AYO KABUR BERSAMAAAAAAA!!!
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)